Inilah Kuliner Anti Diet!

Kalau Anda ingin menggagalkan diet Anda, ingin mencicipi hidangan kambing yang tidak berbau khas kambing alias prengus, dan ingin makan dua porsi dengan sukarela, cobalah Cancang Sikamba.

Santan yang kental, aroma kari menguar kuat, pedas, wangi daun jeruk, aroma bawang merah dan bawang putih, dan masih ada berbagai bumbu serta rempah lainnya yang sulit saya deskripsikan terasa dari masakan cancang kambing bermerek Cancang Sikamba.

Kemarin Sabtu, 17.10.2015, untuk ketiga kalinya saya memesan cancang buatan Cancang Sikamba dan untuk kedua kalinya memesan cancang kambing, setelah sebelumnya sempat memesan cancang sapi. Apa yang membuat saya memesan cancang ini hingga ketiga kalinya?

Cancang Sikamba

Cancang Sikamba

Satu hal yang pasti adalah rasanya. Terasa jelas bahwa cancang buatan Cancang Sikamba tidak menggunakan bumbu instan. Selain itu, cancang kambing buatan Cancang Sikamba sama sekali tidak terasa aroma khas kambing. Bahkan bibi saya saat mencicipi cancang tersebut sempat mengira bahwa dia memakan cancang sapi, bukan cancang kambing!

Kedua, bumbunya masih berasa Padang. Bagi penikmat kuliner masakan Padang, tentu mafhum dan mengetahui jika mayoritas masakan Padang di Pulau Jawa sudah dijawakan. Judul boleh Masakan Padang, tetapi rasanya khas Jawa yang cenderung manis. Untuk masakan Cancang Sikamba, saya relatif tidak merasakan Jawa dari cancang kambing maupun cancang sapi.

Ketiga, harga yang sepadan dengan kualitas dan kuantitas. Untuk satu porsi cancang yang cukup untuk konsumsi empat s.d. lima orang (masing-masing memakan dua porsi), saya membayar Rp 130.000,00 (di luar biaya transportasi). Selain itu, Cancang Sikamba juga memberikan kuah yang banyak dan memungkinkan saya memasukkan sayuran, tempe, tahu, telur, atau makanan lain yang saya inginkan.

Keempat, rasanya bagaikan candu. Sebenarnya saya merasa berat hati memasukkan poin keempat ini. Namun, saya harus mengakui bahwa masakan cancang buatan Cancang Sikamba itu nagih. Rasanya kurang kalau hanya makan satu porsi. Bagi kita-kita yang kepengen diet atau sedang menjalankan program diet, kemungkinan besar dietnya akan gagal total saat mencoba mencicipi Cancang Sikamba. Jangan-jangan, bumbunya ada ganjanya nih?

Bungkus Cancang Sikamba

Bungkus Cancang Sikamba + nomor kontak

Oiya, saya belum sempat memberitahu siapa si pedagang Cancang Sikamba. Namanya adalah Hamdi Hudaya, panggilannya Hamdi. Siapa tau kalau ada di antara Anda sekalian iseng-iseng ingin mengetahui apa saja rempah dan bumbu yang digunakan untuk membuat cancang kambing atau cancang sapi ala Cancang Sikamba, silahkan hubungi Hamdi Hudaya.

Atau, ada di antara Anda yang ingin menggagalkan diet Anda? Cancang Sikamba adalah produk kuliner anti diet. Keberhasilannya termasuk signifikan untuk menggagalkan program diet yang dijalani seseorang, minimal saya. Hehehehhe…..

Udah ah, sekian dulu ya. Nanti kalau ada kisah-kisah kuliner lain, akan saya bagikan lagi di blog ini.

Depok, 18.10.2015

Andika Priyandana

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s