Marketing Buzz Bikin Interaksi Makin Menggigit

Melalui strategi buzz marketing, buat produk Anda terlihat natural dibicarakan orang dan nantikan lejitan popularitas produk Anda.

Buzz Marketing AXE - youngdigitallabcom

Buzz Marketing AXE – youngdigitallabcom

 

Sebelum produk yang kita tawarkan dibeli oleh para konsumen, tentu saja yang harus mereka ketahui pertama kali adalah keberadaan produk kita, kemudian disusul informasi mengenai manfaat dan kegunaan produk. Jika para calon konsumen menyukai produk kita, ingat untuk memberikan informasi kepada mereka di mana bisa melakukan pembelian.  Secara teori, proses di atas sepertinya simpel ya? Sekali lagi, secara teori…

Dalam kenyataannya, melakukan peran-peran marketing tersebut bisa menjadi hal-hal yang sangat tidak mudah dilakukan meski kita hafal teorinya di luar kepala. Tugas marketing terasa lebih sulit lagi jika produk yang kita coba pasarkan masih terhitung baru dan belum dikenal orang. Nah, sehubungan dengan membuat produk kita dikenali dan dibicarakan orang, ada salah satu solusi yang natural dan patut dicoba.

Buzz marketing alias getok tular

Definisi Buzz Marketing atau buzz adalah teknik marketing viral yang mendorong interaksi di antara konsumen dan pengguna suatu barang atau jasa. Dalam interaksi ini, para konsumen dan pengguna produk saling bertukar informasi yang mereka lihat sebagai sesuatu yang unik secara spontan dan melibatkan emosi yang terlihat natural dan penuh energi. Dalam kultur Indonesia, bentuk interaksi ini dapat disebut juga getok tular.

Hal menarik dari buzz marketing adalah kenyataan bahwa kita sebagai manusia sebenarnya sudah melakukannya di sebagian aktivitas kita. Saat kita merekomendasikan sebuah warung kepada teman-teman, membicarakan model bisnis yang menarik, atau mengajak melihat sebuah acara yang dianggap menarik. Kita bisa jadi melakukannya secara spontan dan biasa saja tanpa rekayasa.

Getok tular antar dua individu bahkan memiliki kredibilitas yang jauh lebih tinggi daripada iklan-iklan di media cetak, TV, dan internet. Alasannya adalah kita sebagai manusia ada kemungkinan mencoba suatu hal baru jika direkomendasikan oleh orang yang kita kenal dan percayai.

Khusus berbicara mengenai kanal internet, kini jejaring sosial seperti Facebook, Path, dan Twitter adalah media yang biasa dijadikan kanal melakukan marketing buzz.

Kapan Buzz Marketing Efektif?

Buzz Marketing sangat efektif untuk menyebarkan berita mengenai suatu barang atau jasa baru. Beberapa taktik yang biasa digunakan untuk menciptakan buzz adalah dengan menciptakan misteri, kontroversi, teka-teki mengenai sebuah acara. Para blogger dan selebriti Twitter, Facebook, dan jejaring sosial lainnya biasa diberdayakan untuk menciptakan buzz marketing dan itu sebabnya, mereka disebut buzzer.

Para marketer profesional biasanya melakukan investigasi mengenai hal-hal atau topik-topik yang mampu mendorong terciptanya buzz. Pembicaraan yang terjadi di dalam komunitas kecil hingga skala besar yang ada di Facebook, Twitter, dan Path akan ditelaah sebaik mungkin demi terciptanya pembicaraan yang menarik perhatian dengan sangat kuat.

Sebagai contoh, saat mencoba mengenalkan produk baru berupa healthy bar yang dilumuri madu, sebuah tim marketing akan datang ke sebuah kampus. Kedatangan mereka disertai sekumpulan pria dan wanita yang berbadan langsing dan berpenampilan menarik untuk menciptakan kesan sehat.

Agar lebih menonjok, ada juga beberapa maskot berbentuk lebah yang berkeliling sambil membagikan healthy bar tersebut. Kumpulan pria dan wanita langsing menarik plus maskot lebah akan menciptakan buzz yang kemudian mendorong para mahasiswa untuk mencoba healthy bar tersebut.

Digital Marketing Buzz dan Buzzer

Digital Marketing di Indonesia biasanya sangat erat dengan jejaring sosial. Suatu hal yang tidak mengherankan mengingat penduduk Facebook, Twitter, dan Path di Indonesia termasuk yang terbesar di dunia. Maka untuk menciptakan digital marketing buzz, diperlukan individu-individu yang mampu memberikan pengaruh kepada audiens yang disasar produk kita. Ingat, seorang selebriti jejaring sosial belum tentu mampu memberikan pengaruh.

Karenanya, pilihlah sosok-sosok yang mampu menyampaikan pesan-pesan yang memberikan kesan kuat dan mendalam kepada audiens yang Anda tuju. Pilih sosok-sosok yang berkorelasi secara positif dengan produk Anda, memiliki reputasi positif di mata audiens yang Anda tuju, sediakan informasi-informasi dan insentif yang pantas kepada mereka agar menjadi buzzer produk Anda sepenuh hati.

Utamakan individu-individu yang menjadi anggota suatu komunitas yang mampu menyampaikan nilai terpendam dalam produk Anda dan piawai berinteraksi dengan anggota-anggota komunitas lainnya. Tujuan utama aktivitas digital marketing buzz adalah mengubah para audiens menjadi pembeli dan pengguna produk-produk Anda di dunia nyata. Lalu, mereka akan membangun loyalitas terhadap merek produk Anda dengan berbasiskan pada digital marketing buzz yang dijalankan secara positif.

Hal apa yang kira-kira menjadi kesulitan tertinggi dalam menjalankan digital marketing buzz? Memahami potensi-potensi yang kompleks dan bergerak sangat dinamis dalam komunitas virtual dan memberdayakannya secara efektif.

Evaluasi Marketing Buzz

Volume, rating, level, atau kuantitas nama produk muncul dalam interaksi dalam kurun waktu tertentu biasanya menjadi salah satu patokan untuk mengevaluasi keberhasilan strategi marketing buzz. Dalam konteks jejaring sosial, istilah-istilah visits, views, followers, mentions, likes, subscribers, hingga level yang lebih tinggi lagi seperti shares, replies, clicks, comments, dan RT perlu kita ukur untuk mengetahui keberhasilan pelaksanaan strategi digital marketing buzz.

Sekarang, cukup membacanya. Mari kita segera mencoba praktikkan strategi marketing buzz dan mengevaluasinya agar mendapatkan intisari belajar yang sejati!

Jakarta, 24.10.2014

(Andika Priyandana, dari berbagai sumber)

Catatan: Versi tersunting artikel ini telah dimuat di Majalah Marketing edisi November 2014

Iklan

One thought on “Marketing Buzz Bikin Interaksi Makin Menggigit

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s