Menjadi Seorang Chief Inspiration Officer

Jika tindakan Anda menginspirasi orang-orang di sekitar Anda untuk bermimpi lebih, belajar lebih, berbuat lebih dan menjadi lebih, Anda adalah seorang pemimpin – John Quincy Adams.

Anda ingin memiliki para rekan kerja bagian Layanan Pelanggan yang inspiratif? Inspiratif di sini tidak sekedar bagi internal perusahaan, tetapi juga bagi para konsumen Anda. Jika Anda menginginkannya, mulailah dari diri Anda terlebih dahulu.

Kenapa Anda harus memulai dari diri Anda dahulu? Kini, cobalah melihat dari perspektif rekan kerja Anda. Dalam perspektif mereka terdapat pernyataan, “Pemimpin kami menginginkan seseorang yang mampu menginspirasi kita untuk menjadi individu yang mengetahui arah tujuan bisnis kita. Mengetahui bahwa pelayanan pelanggan harus dilakukan setulus hati.”

Untuk menemukan “seseorang yang mampu menginspirasi kita”, tentu saja para rekan kerja Anda memerlukan contoh yang mampu membawa mereka ke arah yang yang lebih baik. Tidak ada calon lainnya yang lebih baik untuk memberikan contoh inspirasi tersebut selain Anda, pemimpin mereka.

Jadilah seorang Chief Inspiration Officer yang mampu memuaskan kebutuhan karyawan, konsumen, dan para investor. Anda sebagai pemimpin memiliki kekuatan untuk menginspirasi siapa pun di mana pun dan kapan pun. Gunakan kekuatan tersebut!

Pada titik ini, mungkin Anda sedikit bingung sehingga timbul pertanyaan, “Bagaimana cara menjadi seorang Chief Inspiration Officer?” Berikut ini langkah-langkah menjadi seorang Chief Inspiration Officer yang sudah kami sarikan dari berbagai sumber.

Nyalakan Antuasiasme Anda

Anda tidak akan pernah mampu memberikan inspirasi bagi orang lain selama Anda belum mampu menginspirasi diri sendiri. Salah satu cara terbaik untuk menginspirasi diri sendiri adalah dengan menemukan kegiatan atau pekerjaan yang sangat Anda cintai. Saking cintanya, Anda sama sekali tidak mengeluh jika harus bangun sebelum matahari terbit untuk mengerjakan kegiatan tersebut dan Anda tidak bergembira ria jika akhir minggu tiba.

Galilah diri Anda secara mendalam untuk mengetahui alasan hakiki mengapa Anda melakukan pekerjaan Anda saat ini dan bagikan gairah kerja Anda ke lingkungan sekitar.

Tunjukkan Jalan

Steve Jobs - pic source: Forbescom

Steve Jobs – pic source: Forbescom

Pemimpin inspiratif membuat dan memberikan visi yang konkrit, konsisten, dan mudah diingat. Visi berbeda dengan tujuan. Tujuan adalah produk turunan dari visi yang inspiratif. Visi adalah gambaran jelas mengenai seperti apa dunia akan terlihat saat produk Anda sukses.

Sebagai contoh adalah kisah Steve Ballmer beberapa saat setelah dia bergabung dengan Microsoft. Steve bertanya kepada Bill Gates mengenai visi Microsoft dan Bill menjawab, “Komputer di setiap meja di setiap rumah.” Lalu, kekuatan visi ini segera mengumpulkan semua hal lain dalam irama terpadu.

Jual Manfaat

Selalu ingat kalau Anda ingin sukses, semua ini mengenai mereka, bukan Anda. Siapakah mereka? Tentu saja rekan kerja Anda. Mereka bertanya, “Kenapa saya harus peduli dengan visi ini?” Setiap keputusan, tindakan, dan inisiatif yang Anda sampaikan harus menjawab pertanyaan tersebut. Para rekan kerja yang memahami “kenapa” sebelum “bagaimana” akan lebih percaya diri mengenai kontribusi mereka terhadap kesuksesan perusahaan.

Berikan Gambaran

Pemimpin inspiratif mampu memberikan cerita yang lekat dalam ingatan. Cerita seperti apa yang tepat untuk Anda ceritakan? Tentu saja kisah-kisah yang Anda sendiri selalu mengingat dan mampu menceritakan kembali berulang kali. Cerita ini adalah cerita yang merefleksikan komitmen Anda kepada para klien Anda dan mengingatkan para rekan kerja Anda mengenai ikatan emosional mendalam yang mampy Anda ciptakan dengan konsumen Anda.

Undang Keterbukaan dan Partisipasi

Pemimpin inspiratif membawa para kolega dan konsumen ke dalam proses membangun perusahaan. Tunjukkan keterbukaan dan ajakan berpartisipasi langsung dari Anda. Hal ini lebih krusial saat Anda mencoba memotivasi para pemuda dan pemudi. Masukan membangun dan sikap mendengar yang tulus adalah sikap-sikap yang mampu memberikan kesuksesan perusahaan lebih baik. Sikap-sikap ini sudah divalidasi oleh berbagai studi.

Perkuat Sikap Optimis

Pemimpin inspiratif cenderung penuh dengan sikap optimis. Sebagai studi kasus, silahkan Anda cari dan pelajari sendiri berbagai bisnis yang jatuh, namun mampu kembali bangkit dan mengambil pelajaran dari kejatuhan tersebut. Satu faktor yang sama adalah adanya pemimpin dengan sikap optimis yang menular dan memiliki keyakinan bahwa hal-hal buruk pasti berlalu.

Dorong Talenta

Pemimpin inspiratif selalu berinvestasi kepada para talenta secara fisik, materi, dan psikis. Tunjukkan investasi kepada para talenta antara lain dengan sanjungan yang jujur dan konstruktif. Sanjungan yang jujur dan konstruktif adalah cara tersimpel untuk berhubungan dengan manusia. Saat manusia menerima sanjungan yang tulis, keraguan mereka hilang dan semangat mereka membara.

Jakarta, 26.9.2014

(Andika Priyandana; sumber: businessweek<dot>com, realtormag<dot>realtor<dot>org)

Catatan: Versi tersunting artikel ini telah dimuat di Majalah Service Excellence edisi Oktober 2014

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s