Membangun Citra Perusahaan yang Positif

Tindakan yang sejalan dengan ucapan adalah salah satu kunci imej perusahaan yang kuat.

Imej Perusahaan; sumber gambar: techonomy.com

Imej Perusahaan; sumber gambar: techonomy.com

Apa yang ada dalam pikiran Anda saat berbicara mengenai produk-produk Apple Inc., misal Mac atau iPhone? Jawaban yang biasa muncul adalah inovasi, desain, dan imajinasi. Jawaban-jawaban tersebut umumnya muncul dari para pengguna maupun non-pengguna produk-produk Apple Inc. Jika kita berdiskusi spesifik mengenai pengguna produk-produk Apple Inc., misalnya Mac, kita akan mengetahui bahwa mereka rata-rata adalah pengguna yang loyal dan bahkan fanatik. Apa penyebabnya? Menurut para pakar marketing dan periklanan, jawabannya adalah merek Apple, baik sebagai perusahaan maupun sebagai produk.

Marc Gobe sebagai salah satu pakar marketing dan juga pengarang Emotional Branding berpendapat bahwa tanpa adanya citra perusahaan yang kuat, Apple akan mati. Imej perusahaan yang kuat dan tercitrakan melalui tindakan yang sangat baik adalah kunci utama keberlangsungan merek Apple. Bahkan Gobe juga berpendapat bahwa keberlangsungan hidup Apple Inc. hingga menjadi salah satu merek paling berharga di muka bumi tidak ada hubungannya sama sekali dengan produk-produk inovatif seperti iPod atau iMac.

Masih berhubungan dengan imej perusahaan, menurut Handi Irawan (CEO Frontier Consulting Group), dengan imej korporat yang kuat akan didapat manfaat-manfaat seperti kemampuan menarik karyawan kelas premium, menarik kesempatan-kesempatan bisnis, mengamankan kepercayaan investor, hingga mempertahankan dan bahkan meningkatkan loyalitas konsumen. Tentu saja manfaat-manfaat tersebut akan selaras dengan tujuan memperoleh pendapatan dan keuntungan yang sehat.

Dari pemaparan-pemaparan para pakar tersebut, Imej Perusahaan – Corporate Image dapat didefinisikan sebagai keseluruhan identitas sebuah perusahaan yang ada di dalam pikiran publik secara umum, misalnya konsumen, karyawan dan investor.

Berdasarkan definisi tersebut, kita dapat mengetahui bahwa imej perusahaan dipengaruhi oleh banyak hal, salah satunya adalah karyawan perusahaan. Perilaku keseharian dari seorang karyawan dapat mengangkat atau menurunkan imej perusahaan di mata seorang konsumen. Tetapi kembali ke pengertian awal, imej keseluruhan adalah hasil akumulasi ribuan fakta, interaksi dan persepsi.

Oleh sebab itu, jika Anda ingin membentuk imej perusahaan yang kuat, perhatikanlah lima langkah utama berikut ini (Ulrich, 2007):

1) Formulasi strategi imej perusahan dan faktor-faktor kunci penentu keberlangsungan bisnis,

2) Pengintegrasian kewajiban sosial dan perencanaan komunikasi ke dalam strategi imej perusahaan,

3) Pembentukan strategi manajemen krisis untuk berlindung dari serangan terhadap imej perusahaan,

4) Pengomunikasian cerita perusahaan kepada stakeholder internal dan eksternal,

5) Pembentukan budaya korporat yang menarik dan mempertahankan talenta berkualitas.

Catatan terakhir, ingat baik-baik bahwa kehilangan imej baik dapat terjadi dengan jauh lebih cepat dibandingkan saat membangunnya. Karenanya, jaga dan peliharalah imej perusahaan Anda sebaik mungkin.

 

Jakarta, 23.5.2014

Andika Priyandana

 

Catatan: versi tersunting artikel ini telah dimuat di Majalah Marketing edisi Juni 2014

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s