Telisik Popularitas Ranah Maya: Prabowo vs Jokowi

Pada Juni 2014, Prabowo berhasil mengungguli Jokowi. Namun secara rerata, Jokowi masih selangkah di depan Prabowo.

Saat ini, perbincangan di ranah maya mengenai para capres RI 2014 – 2019, Prabowo Subianto dengan nomor urut 1 dan Joko Widodo dengan nomor urut 2 sangatlah panas. Belum pernah saya melihat adanya polarisasi dan kubu-kubuan yang begitu kuat terlihat di masyarakat Indonesia dalam konteks Pemilihan Presiden.

Hal ini tentu saja menjadi hal sangat menarik bagi orang-orang yang memiliki rasa ketertarikan mendalam terhadap banyak hal, khususnya untuk melakukan analisa. Maka, saya pun ingin mengetahui minat masyarakat Indonesia secara terukur terhadap Prabowo Subianto dan Joko Widodo, atau akrab disebut “Prabowo” dan “Jokowi”.

Lantas, bagaimana caranya mengetahui minat masyarakat terhadap mereka? Sebelum kita membahas cara untuk mengetahui secara terukur minat masyarakat mengenai calon presiden pilihan mereka, perlu dilakukan segmentasi riset terlebih dahulu untuk memudahkan pengukuran.

Alasan saya melakukan segmentasi riset dalam pengukuran minat masyarakat mengenai capres 2014 s.d. 2019 adalah keterbatasan sumber daya untuk melakukan riset dan analisis secara luas. Jadi, saya memutuskan untuk membuat batasan-batasan segmentasi sebagai berikut:

  1. Pemilihan media tempat analisis memiliki hubungan kuat dengan latar belakang penulis
  2. Media tempat analisis mampu memberikan data-data yang dibutuhkan secara cukup lengkap
  3. Tidak menghabiskan biaya secara berlebihan

Berdasarkan ketiga batasan tersebut, berikut ini  adalah segmentasi yang menjadi pilihan saya:

Segmentasi media. Analisis minat masyarakat mengenai capres 2014 s.d. 2019 diputuskan untuk berfokus di media internet. Internet menjadi pilihan karena saya memiliki profesi profesional di dunia internet sejak 2010 baik dalam tataran lokal dan internasional. Lebih jauh lagi, dunia internet juga dapat menjadi salah satu solusi untuk mengetahui minat masyarakat secara tajam dan terukur terhadap sosok para calon presiden yang ada.

Segmentasi objek riset. Karena internet telah diputuskan untuk menjadi kanal tempat pengukuran, maka secara otomatis para pengguna media internet yang memiliki ketertarikan dengan nama-nama calon presiden Indonesia periode 2014 s.d. 2019 menjadi objek riset yang dilakukan penulis.

Sedangkan mengenai alat yang digunakan untuk mengukur minat para pengguna internet, penulis memutuskan memakai Google Trends.

Pemilihan Presiden Indonesia 2014: Prabowo vs Jokowi

Google Trends - Prabowo vs Jokowi

Google Trends – Prabowo (biru) vs Jokowi (merah)

Kini, kita masuk ke penggunaan Google Trends untuk mengetahui besaran minat penelusuran nama “Prabowo” dan “Jokowi”.

Khusus untuk pengukuran minat masyarakat pengguna internet Indonesia terhadap nama para calon Presiden Indonesia 2014 – 2019, penulis sengaja mengukur data dalam rentang waktu yang jauh lebih lama, yaitu sejak tahun 2004.

Hasil pengukuran data dalam rentang waktu sejak 2004 hingga kini menunjukkan bahwa nama “Prabowo” berhasil menjadi pemimpin dalam hal menarik minat masyarakat terhadap dirinya dengan mengalahkan nama “Jokowi” per Juni 2014.

Meski begitu, secara rerata sejak tahun 2004, nama “Jokowi” masih lebih banyak ditelusuri oleh para pengguna internet daripada nama “Prabowo”.

Apa Arti dari Pola-Pola Tersebut?

Sehubungan dengan semua data Google Trends yang sudah ditampilkan, saya menyatakan bahwa terlalu jauh untuk menunjukkan korelasi positif antara data yang ditunjukkan Google Trends dengan hasil Pilpres kelak. Data Google Trends hanya menunjukkan hal-hal yang dimiliki manusia secara alami. Jika manusia tertarik suatu hal, mereka akan mendekati dan mencari tahu. Jika manusia tidak tertarik hal tertentu, mereka akan menjauh dan menjaga jarak.

Jadi, mengenai apakah data yang ditampilkan dalam tulisan ini akan sejalan dengan hasil Pemilihan Presiden Indonesia 2014 – 2019? Hanya waktu yang bisa menjawab.

Majalah Forum Manajemen Prasetiya Mulya Vol: XXVIII | 03 | 2014; (model: Intan)

Majalah Forum Manajemen Prasetiya Mulya Vol: XXVIII | 03 | 2014; (model: Intan)

Catatan: Jika para pembaca ingin mengetahui tulisan lebih mendalam mengenai topik Prabowo vs Jokowi, seperti misalnya data pembanding berupa Pemilihan Presiden Amerika Serikat sejak 2004, apa kelebihan-kelebihan Google Trends, dll, silahkan membaca secara langsung di majalah Forum Manajemen Prasetiya Mulya Vol: XXVIII | 03 | 2014 yang khusus membahas Euforia Pesta Sepak Bola dan Pemilu 2014.

 

Jakarta, 2.7.2014

(Andika Priyandana).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s